Tuesday, November 27, 2018

Day 2 - Singapore City Tour



Woodland Check Point

Woodland merupakan gerbang masuk menuju Singapore jika kalian memilih perjalanan darat dari Kuala Lumpur. Sama halnya dengan pemeriksaan Imigrasi di Bandara Changi, di Woodland pun kita harus mengisi Arrival Card sebelum mengantri untuk pemeriksaan Passport.
Ngomongin tentang woodland, banyak banget kenangan yang agak sedikit berbeda dari orang kebanyakan yang kami alami disini.
Waktu itu Causeway Link kami memasuki woodland sekitar pukul 8 pagi. Dari lokasi turun bus kami harus berjalan kaki menaiki tangga untuk memasuki gedung tempat pemeriksaan berada. Nah, disinilah cerita unik pertama kami terjadi. Well, karena gue orangnya suka banget foto-fotoin dan videoin sikon sekitar kan tanpa sadar gue mideoin kawasan itu padahal banyak banget poster larangan untuk ga boleh foto dan videoin area sana! hahahhaa. Jadilah kami, gue khususnya dipanggil security dan dipisahkan dari jalur pejalan kaki pada umumnya. Disitu dia meriksa galery gue dan nyuruh hapus2in file yang tadi gue ambil di area Woodland sambil nunjukin poster2 larangan untuk merekam. Setelah beres kami semua digiring ke area ujung dan satu persatu dari kami masuk ke dalam box untuk di'asapin' 😂😂😂 Well, sebenarnya itu semacam mesin untuk memindai tubuh sih, tapi versi berbeda dari yang ada di mall-mall atau airport.
Kurleb mesinnya kaya gini tapi ga transparan gini
Setelah semua selesai dipindai kami diperbolehkan untuk melanjutkan kembali ke lantai atas untuk pemeriksaan passport. Nah,,, drama ke-2 dimulai disni! Gue, Dwi dan Fani lolos pemeriksaan dengan mudahnya, sayang sekali 2 pejantan tangguh kami lagi apes terkena random check dan dibawa ke ruangan interogasi. Ahhh, plan awal jadi berantakan karena mereka tertahan di dalam hampir selama 2 jam!
Setelah semua berhasil mendapatkan izin masuk ke Singapore kami melanjutkan perjalanan kembali dengan menggunakan Causeway Link sampai ke Queen Street, Singapore.

Bugis Street 

Pemberhentiaan Causeway Link di Queen Street ini dekat sekali dengan Haji Lane, Masjid Sultan dan juga area perbelanjaan Bugis Street. Karena saat itu sudah sekitaran jam 12 siang, perut kami sudah meminta jatahnya untuk diisi. Maka kami memutuskan untuk mencari makanan terlebih dahulu di sekitaran Bugis Street.
Tinggal jalan lurus aja dari Queen Street sampe ketemu Bugis Street market yang banyak jual oleh-oleh itu terus tinggal nyebrang deh. Disebrangnya ada gedung namanya ' Albert Centre' itu termasuk salah 1 Hawker Centre yang ada di Singapura. Don't you worry, di Hawker Centre ini ada section yang jual khusus Halal Food kok. Dan tray disni juga dipisah antara yang halal dan non halal. Halal section disini itu posisinya d gang paling ujung dari pintu masuk yang ada di sebrang Bugis Street Market. Ada sekitar 5-7 kios yang jual halal food disini. Dari masakan Melayu sampai masakan India. Ada menu yang bisa kita order seperti nasi goreng, mie goreng, dll ada juga menu prasmanan yang bisa langsung kita ambil (sayang banget ga aku foto waktu itu)

Albert Hawker Centre
Albert Hawker Centre
Setelah selesai makan kami melanjutkan perjalanan kembali menuju ke Masjid Sultan untuk menjamak sholat dan foto-foto di sekitaran Masjid.

Tampak Depan Masjid Sultan
Tampak Belakang Masjid Sultan


Narsis di Masjid Sultan
Narsis di Masjid Sultan
Setelah selesai sholat kami melanjutkan perjalanan ke Bugis MRT Station untuk membeli Singapore Tourist Pass sekaligus untuk naik MRT ke destinasi selanjutnya. Dari Masjid Sultan kami berjalan kaki melewati Arab Street dan juga Haji Lane, tentu saja kami mengambil beberapa foto di kedua tempat tersebut.

Salah 1 bangunan di Arab Street
Salah satu sudut di Haji Lane
Haji Lane




Sesampainya di Bugis MRT Station kami langsung menuju loket khusus yang menjual Singapore Tourist Pass (STP). STP ini sejenis electric money khusus untuk tourist yang berkunjung ke Singapore. Bisa digunakan untuk MRT, LRT ataupun bus. Kalau kalian sering berpergian dengan transportasi umum, kartu ini wajib banget kalian beli! Karena tidak masalah beapa kali pun kalian menggunakan kartu ini, charge yang kalian bayar hanyalah 10sgd untuk seharian itu.
Ada 3 pilihan waktu untuk STP ini. 1 day pass, 2 day and 3 day pass. Setiap pembelian pass kita akan dikenakan deposit sebesar 10sgd yang akan dikembalikan disaat kita merefund pass kita.
Klik link ini aja untuk tau info lengkap mengenai STP termasuk stasiun mana aja yang bisa untuk pembelian dan refundnya : Singapore Tourist Pass

Sentosa Island (Universal Studio Singapore)

Dari Bugis MRT Station kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke Sentosa island untuk sekedar berfoto dengan logo USS 😋😋
Dari Bugis station kami naik Downtown line (blue line) menuju ke Chinatown MRT Station. Disana kami berganti kereta ke jalur North East Line menuju ke Harbourfront Station (2 stasiun). Harbourfront itu terletak di dalam Vivo City Mall dan ada beberapa opsi kendaraan yang bisa kita pilih untuk melanjutkan perjalanan ke Sentosa Island.
  1. Sentosa Express. Ini express train khusus ke Sentosa Island. Farenya 4SGD per person, naiknya dari Vivo City Lantai 3
  2. Bus RWS8 dari Vivo City Bus stop. Farenya 1SGD flat rate yang artinya tarif segitu udah untuk pulang pergi (jadi pas pulang dari sentosa udah ga perlu bayar lagi, tinggal naik aja)
  3. Cable Car. Farenya 35SGD per person.
Kami memilih untuk melanjutkan dengan bus RWS8 (paling murah cuyy). Dari Bus stop di Sentosa Island ini kita tinggal naik eskalator ke bagian atas dan kita udah sampe di 'pekarangannya' USS. banyak store-store di sekitaran Landmark USS termasuk d si berondong jagung, Garret.
Mini Merlion at Sentosa Island

mejeng bentar di logo USS


well, cuma itu aja sih kegiatan kami selama di Sentosa Island. Tujuan utamanya sudah tercapai. Foto dengan landmark USS 😍😍

Merlion Park 

Setelah beres dari Sentosa Island kami kembali menaiki bus RWS8 untuk kembali ke Vivo City. Lanjut jalan menuju Harbourfront station kemudian kami melanjutkan perjalanan menggunakan MRT dengan menggunakan North East Line menuju Outram Park MRT station. Dari Outram kami berganti kereta ke Jalur East West Line kemudian turun di Raffles Place Station. Dari situ tinggal jalan kaki kurang lebih 10 menit untuk sampai ke tempat Merlion berada. 

Marina Bay Sands Hotel dari Merlion
Merlion
Well, kurang lebih seperti itulah perjalanan kami 1/2 hari berjalan-jalan di Singapore. Ada beberapa tempat yang ke skip karena di awal kedatangan tadi kami sempat tertahan 2 jam di Woodland. Tetapi itu pun menjadi pengalaman tersendiri bagi kami.

Untuk perjalanan kembali ke Malaysia rutenya sama seperti kebrangkatan. Hanya saja kami tidak kembali lagi ke KLIA 2 tetapi dari TBS menuju stasiun dan melanjutkan perjalanan ke KL Sentral.
Dalam skema mudahnya, seperti inilah perjalanan pulang kami :
Queen Street - Larkin - TBS - KL Sentral


Backpacker Malaysia - Singapore 14-16 July 2017

Hello guys,
Pada postan kali ini aku akan sedikit flashback mengenai kisah backpacker kami road trip KL-SG-KL by bus..
semoga bisa membantu kalian yang punya rencana perjalanan seperti kami ya!

Well, trip ini termasuk dadakan banget.. Beli tiket kurang lebih H-1 Bulan dari tanggal keberangkatan. TENTU AJA KAMI GA BISA BELI TIKET PROMO 😭😭
Tetapi kami masih dapat harga diskon 27% dari harga traveloka. kok bisa?? gimana carnya??

Here's my 1st tips buat kalian yang pengen pergi, ga kebagian tiket promo tapi tetap pengen dapat harga murah :
Beli tiket pesawat melalui agen ticket guys!!
Hari gini di Instagram banyak banget agen-agen perjalanan yang nawarin discount ticket 20-30% dari harga di traveloka. apakah mereka trusted? well, I can't guarantee that! Tetapi aku sudah punya 1 agen ticket yang insya Allah trusted dan aku udah berkali-kali repurchasing di dia.
Ini agen tiket yang aku rekomedasikan buat kalian.. Cek langsung aja ya guys....IG : @andratravel

Nah, karena hampir semua dari kami adalah pegawai kantoran yang agak susah buat mengajukan cuti.. jadi kami hanya memanfaatkan waktu weekend dimulai dari penerbangan Jum'at Malam CGK-KLIA2 dan di akhiri dengan another night flight pada hari minggunya dari KLIA2-CGK..

Agar lebih terfokus dan lebih mudah dibacanya, cerita mengenai trip kali ini akan aku bagi menjadi beberapa parts ya.. Tinggal klik aja ke part yang mau kalian baca 😉😝




Enjoy the story guys 💓💓💓💓💓

Day 1 Road Trip KL - SG



Perjalanan Kami dimulai sejak hari Jum'at, 14 July 2017..
Setelah sholat Jum'at aku meluncur ke terminal bus Kampung Rambutan untuk bertemu dengan Icun dan Dedek Arip. Dari terminal kampung rambutan kami melanjutkan perjalanan dengan damri menuju Bandara Soekarno Hatta.


Di Soetta kami mengisi perut kami sekaligus menunggu salah satu teman kami di salah satu resto fast food yang ada disana. Setelah semua kumpul, alhamdulillah there was no delayed on our flight. Setelah kurang lebih 2 jam penerbangan kami mendarat dengan selamat di Bandara KLIA 2, Malaysia. Disana kami bertemu dengan 1 anggota terakhir kami, Fani yang terbang dengan pesawat yang berbeda. Setelah semua berkumpul, tanpa membuang waktu kami langsung berjalan menuju terminal bus yang ada di area basement Klia 2.

How to get to Terminal Bersepadu Selatan (TBS) from KLIA 2 :
Sebenarnya ada 2 sarana transportasi umum yang bisa membawa kalian untuk sampai ke TBS.

1. KLIA TRANSIT
KLIA Transit ini adalah express train yang menghubungkan beberapa titik dari dan menuju KLIA 2. namanya express train salah 1 kelebihannya adalah efisiensi waktu tempuhnya. kalau kamu milih untuk naik train ini, hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit saja untuk kamu bisa sampai di TBS. Kekuranggannya? buat backpacker macam kami ini harganya agak sedikit mahal sih.. sekita 38.40 MYR atau kalau pake kurs rupiah itu sekitar 130ribu-an. Segitu aja dibilang mahal? eittss coba kita lihat perbandingannya dengan cara k-2 menuju TBS dulu yaaa..

2. JETBUS
Dari namanya kita udah tau dong kalo cara ke-2 ini menggunakan media bus sebagai alat transportasinya. Jetbus adalah provider bus yang menyediakan point to point shuttle service dari dan ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS). Perkiraan waktu tempuh perjalanannya sekitar 1 jam 15 menit sampai 1 jam 30 menit saja, tergantung traffic pada saat itu. Tarifnya?  hanya 11MYR atau 33 Ribu Rupiah saja!

Nah, dikarenakan kami tidak terlalu terburu-buru dan juga demi efisiensi pengeluaran kami, kami memilih cara ke2 untuk sampai ke TBS. Yes, dengan JETBUS! Kalian tinggal membeli tiketnya di salah satu counter yang ada di transportation hub KLIA 2. Jetbus ini kalau di Indo mungkin sejenis dengan Damri kali ya. Seat bus 2-2, difasilitasi dengan AC dan juga Wi-Fi.

Terminal Bersepadu Selatan (TBS)

Counter Ticket at TBS


Saat itu waktu sudah menunjukan jam 12 lewat. Tengah malam dan suasana di TBS masih saja ramai seperti yang tampak di gambar. Ticket Counter open 24 hours, kita bisa beli ticket bus apapun yang ada disitu di counter manapun. Karena semua counter melayani pembelian untuk provider-provider bus yang ada di terminal itu. Dari TBS ini kita tidak langsung ke Singapura tetapi harus naik bus dulu menuju ke Larkin, Johor Bahru. Banyak sekali provider bus menuju JB. Harga tiket tidak terlalu berbeda jauh, aku sarankan untuk memilih bus dengan waktu keberangkatan tercepat saja. Karena dari TBS menuju JB memakan waktu sekitar 4-6 jam, jadi semakin cepat kita naik bus semakin cepat kita bisa bobo cantik 👱😊


Waktu itu kebetulan bus terdekat dari waktu kami tiba di TBS adalah Kejora Express. Harganya 35 MYR saja. 
Setelah membeli tiket bus kami langsung menuju ke ruang tunggu yang ada di lantai bawah, sesuai dengan gate kedatangan bus kami nantinya. Sistemnya mirip dengan di Airport. Saat akan memasuki ruang tunggu tiket kita akan diperiksa oleh petugas. Hanya mereka yang punya tiket saja yang bisa masuk ke ruang tunggu. Saat bus kita akan datang, akan ada pengumumannya dan kita bisa mulai mengantri di depan gate yang tertera di tiket untuk bisa naik ke dalam bisnya.

Waiting Room TBS
Waiting Room TBS

Bus datang on-time dan ga perlu waktu lama sampai kami terlelap, larut dalam mimpi kami masing-masing. Matahari sudah menunjukan sinarnya saat bus kami sampai di Larkin.

Larkin, Johor Bahru (Final Step before reaching Singapore)

Jujur aja Larkin tuh jauh beda banget sama TBS. Larkin terkesan lebih kotor dan seperti layaknya kebanyakan terminal yang ada di Jakarta. Untung saja kami tidak terlalu lama menghabiskan waktu di terminal ini. Hanya tinggal mencari provider bus Causeway Link yang akan membawa kami menuju Singapura.


Kami mengendarai CausewayLink dengan Kode bus CW2 dengan tujuan akhir Queen Street, Singapura. Untuk layanan Cross border Causewaylink ini memiliki beberapa rute yang bisa kalian pilih berdasarkan dengan jarak terdekat dengan tujuan kalian di Singapura sana. Untuk lebih jelas mengenai rute dan tarifnya bisa langsung klik link di bawah ini :
Causewaylink Cross Border Route
Saat itu kami memilih Queen Street karena lebih dekat untuk menuju destinasi kami di SG yaitu Bugis street. Tarif yang kami bayarkan adalah 3.40 SGD. Btw guys, karena perjalanan ini adalah perjalanan lintas negara, ada hal-hal yang perlu kalian perhatikan saat menaiki Causeway Link ini.

  1.  Pemberhentian pertama kalian adalah di Johor Bahru Custom (Malaysia Custom) disini semua penumpang  turun dari bus untuk melalui pemeriksaan Imigrasi Malaysia karena status kita akan keluar dari Malaysia.
  2. Setelah selesai dari custom, lanjutkan perjalanan menuju basement gedung untuk kembali menaiki bus Causeway Link. Pada poin ini tidak masalah jika kalian menaiki causeway link yang manapun juga, karena selanjutnya kalian akan dibawa menuju ke Woodland (Singapore custom) untuk check point masuk ke Singapore
  3. Setelah beres urusan di Singapore Custom barulah kalian mengantri untuk naik Causeway Link sesuai dengan rute awal perjalanan kalian.
Nah, kalau sudah melewati woodland itu artinya kamu sudah berhasil sampai ke Singapura! Easy kan? Secara singkat begini rute perjalanan kalian :
KLIA 2 - Terminal Bersepadu Selatan - Larkin - Singapore
Total biaya yang kami keluarkan untuk sekali perjalanan Kuala Lumpur - Singapore via darat adalah :

  1. Jetbus KLIA 2 - TBS  : RM 11
  2. Kejora Express TBS - Larkin : RM 35
  3. Causeway Link Larkin - Queen Street : SGD 3.40
Total : RM46 + SGD 3.40, Kurleb Rp. 195.000

Welcome to Ma Blog

Hello,
First of all I want to introduce myself 👯👯
My name is Mimi, I live in Depok, Indonesia. ✋✋
well, I think this is my 2nd blog, and I warn you that I might be sometimes too lazy to write (forgive me) but i will trying ma best to share about my travel and life experience with you..                                                                     

Welcome and I hope you enjoy and get some info from my blog!